Memaafkan



Melakukan kesilapan bukan satu kesilapan... tetapi mengulangi kesilapan yang sama itulah kesilapan sebenar.

Allah pun memaafkan kesilapan insan, mengapa kita tidak sudi memaafkan? Allah pun cinta kepada orang yang membetulkan kesilapannya, mengapa kita terus membencinya?

Maafkan dirimu, dengan memberi peluang untuk diri sendiri membetulkan kesilapan.

Maafkan orang lain, dengan menerima hakikat, kesilapan adalah fitrah seorang insan.

Dari Abu Hurairah RA bahwasanya ada seorang pria bertanya; 

" Ya Rasulullah, aku punya banyak kerabat dan aku berusaha MENYAMBUNG (silaturahim) mereka, namun mereka MEMUTUSKAN (silaturahim) kepadaku. Dan aku tetap BERUSAHA BAIK kepada mereka, namun mereka membalasnya dengan KEBURUKAN terhadap aku. Dan aku selalu SABAR menghadapi mereka, sedangkan mereka TERUS MENYAKITIKU." 

Beliau bersabda: “Jika keadaanmu seperti apa yang kamu katakan, maka itu seolah-olah kamu memberikan abu panas kepada mereka. Dan kamu akan tetap ditolong Allah selama kamu tetap berbuat demikian.” (HR. Muslim)


Nota : Merendah diri tidak sama dengan menghina diri. Menghina diri dengan Allah, merendah diri sesama manusia. Merendah diri bukan bererti menggadai harga diri!




Tiada ulasan:

Catat Ulasan

No proper ID, no proper comment, down you go the spam drain. Receiving happy vibes!